Saturday, February 4, 2017

Ayam Kodok




Assalamualaikum... hmm.. sudah lama sekali tidak posting di blog. Jangankan posting, untuk sekedar memasak di dapur kadang sudah tidak ada waktu lagi apalagi pakai acara difoto2 😛 #lebay
Tapi saya akui semenjak hamil dan kelahiran putri saya saya perlu ilmu manajemen waktu, mempelajari materi mengajar, membuat presentasi, koreksi tugas mahasiswa, bubur bayi, menu kakak, menu ayah, dll.
Dan alhamdulillah, weekend kali ini bisa masuk lagi ke dapur. Mumpung mahasiswa sedang off, tugas di kampus pun agak longgar, saatnya mengerjakan hobi lagi. Krucil2? sementara titip dengan ibu dan onty y.. :)

Kali ini mencoba resep yang agak menantang, kenapa? Iya, untuk resep ayam kodok ini membutuhkan teknik mengelupas kulit ayam utuh dan tidak rusak. Jujur saya dibantu ibu untuk mengelupasnya. Ibu adalah orang yang selama ini menjadi role model saya. Seorang ibu bekerja dengan dua anak, rumah selalu rapi, tidak hanya masakan tetapi cemilan atau jajanan untuk anak-anaknya selalu tersedia. Bapak saya anti masakan beli di luar, jadi ibu setiap hari selalu memasak. Senang memasak, membuat jajanan, menjahit, bahkan memotong rambut.

Resep ini cepat-cepat saya masukkan blog, saya termasuk orang yang mudah lupa. Setiap kali memasak selalu melihat catatan, apalagi masakan itu sudah saya modifikasi.

Resep Ayam Kodok

Bahan Saus:
  • 1 buah bawang bombay ukuran sedang, cincang halus
  • 1 siung bawang putih cincang halus
  • 4 sdm saus sambal
  • 4 sdm saus tomat ---- khusus untuk kedua saus ini saya sesuaikan sesuai selera
  • 1 sdm saus tiram
  • 1 sdm kecap inggris
  • 2 sdm kecap manis ---- ini juga bisa disesuaikan tergantung selera
  • 1/4 sdt Merica bubuk
  • 1/4 sdt Merica hitam tumbuk kasar
  • garam dan gula sesuai selera
  • +/- 1.5 gelas air
  • 1 sdm maizena yg dilarutkan dengan sedikit air
Bahan isian ayam:
  • Ayam utuh lepaskan kulit dari dagingnya --- saya sobek bagian atas (daerah kepala) dan bagian bawahnya
  • 1 kg daging ayam tanpa tulang dari ayam yang dikelupas kulitnya
  • 6 lembar roti tawar
  • 200 ml susu cair
  • 2 butir telur
  • wortel, brokoli atau sayuran lain
  • 1 sdt merica bubuk
  • 1/2 butir pala
  • 1 bonggol bawang putih
  • garam sesuai selera
Bahan pelengkap:
  • Wortel
  • Buncis
  • Kentang Goreng yang telah dipotong beberapa bagian
  • 2 sdm Minyak zaitun
  • Merica bubuk
Saus olesan ayam:
  • Kecap manis
  • 2sdm margarin cair
Cara membuat:
  1. Kuliti ayam (tutorial bisa dilihat via youtube, dll), kemudian jahit bagian yang berlubang (bagian atas tempat kepala dipotong) dengan benang atau tusuk sate
  2. Rendam roti tawar ke dalam susu
  3. Haluskan semua bahan isian ayam menggunakan blender, campur dengan roti tawar yang telah direndam susu sampai halus
  4. Masukkan bahan isian ayam yang telah halus ke dalam plastik segitiga
  5. Lubangi ujung plastik dan isikan kedalam kulit ayam yang telah dipersiapkan
  6. Olesi dengan saus olesan yang sudah dicampur menjadi satu dengan kuas secara merata pada seluruh bagian ayam
  7. Panggang hingga matang --- selama di oven bisa dioles beberapa kali dengan saus olesan
  8. Buat saus: Tumis dengan sedikit minyak bawang bombay dan bawang putih sampai harum
  9. Masukkan saus sambal, saus tomat, saus tiram, dan aduk rata
  10. Masukkan kecap manis, merica bubuk
  11. Tambahkan air, masak sampai mendidih
  12. Masukkan merica hitam
  13. Tambahkan larutan tepung maizena, setelah mendidih angkat dan sisihkan
  14. Potong2 wortel dan buncis sebesar ibu jari
  15. rebus hingga matang
  16. Beri minyak zaitun dan panaskan di teflon
  17. taburi dengan merica
  18. Setelah +/- 1 menit angkat dan rapikan di piring saji
  19. Setelah Ayam matang, angkat dari oven dan sajikan di tengah2 piring saji yang bagian pinggirnya sudah diberi sayuran pelengkap
  20. Sajikan bersama dengan saus coklat
Note: Saya sering memasak dengan mengira2 bahan, sehingga tidak dapat mengukur dengan pasti takaran bahan2. Resep2 buatan saya sengaja saya kumpulkan untuk mengingat bahan apa saja yang saya pakai sewaktu memasak tiap menu tertentu.


-Selamat Mencoba ! Semoga Sesuai dengan Selera Anda-



Thursday, August 6, 2015

Jamur Tiram Crispy



Alhamdulillah... Satu resep lagi bisa terkumpulkan. Kali ini seperti biasa saya nyontek resepnya teman saya bu Citra Ummu Fatima. Resep asli bisa dilihat di http://ummufatima-mysimplykitchen.blogspot.com/2015/03/jamur-crispy.html saya cuma menambah sedikit modifikasi.



Dulu sih pernah buat jamur crispy dari jamur shitake, enak sampai beberapa kali buat :) Cuman saya lupa resepnya, padahal beberapa kali buatnya.. :) Beberapa kali itu dalam waktu yang berdekatan buat terus karena ketagihan. Terus beberapa tahun terakhir sudah tidak pernah buat lagi. Mungkin dulu juga karena menyepelekan ingredients-nya yang tidak banyak dan mudah. Sekarang akhirnya menyesal.. hiks.. Seingat saya, saya menggunakan tepung panko (semacam tepung panir yang bertekstur agak kasar).

Resep Jamur Crispy:

150 gram Jamur Tiram

Bahan pelapis (aduk rata):
100 gr tepung terigu
50-100 gr tepung maizena (*saya pakai sekitar 60-75gr)
Sedikit garam dan merica bubuk
--> Modifikasi: Tambahkan oregano agar setelah digoreng jamur terkesan ada taburan kehijauan

Bahan pencelup :
150 gr tepung terigu
30-50 gr tepung maizena
1/4 sdt bawang putih halus ( kali ini saya tdk pakai)
Sedikit garam dan merica bubuk
300-350 ml air atau secukupnya

Cara Membuat :
Cuci bersih jamur, buang bagian akarnya bila ada.
Peras jamur supaya berkurang kadar airnya. Suwir-suwir memanjang.
Bahan pencelup : aduk semua bahan kering jadi satu, aduk rata. Masukkan air sedikit demi sedikit, sambil diaduk supaya tepung tidak bergerindil / bergumpal. Hentikan penambahan air bila adonan sudah cukup pas kekentalannya. Jangan terlalu kental supaya saat digoreng tidak keras. Tapi jg jangan terlalu cair.

Selanjutnya, siapkan jamur yang sudah disuwir-suwir, masukkan ke bahan pelapis, ratakan.
Kemudian celupkan ke bahan pencelup hingga rata.
Masukka kembali ke bahan pelapis sambil dipijit2 agar tepung menempel.
Jamur siap digoreng. Lakukan hal yang sama hingga jamur habis.
Panaskan minyak agak banyak diwajan, usahakan jamur terendam.
Goreng jamur hingga matang.
Angkat dan tiriskn di atas tisu dapur.
Sajikan segera ^^

Note (by. Ummu Fatima):
-Untuk bahan pelapis saya pakai perbandingan yang sama antara tepung terigu dan tepung maizena, hasilnya kriuk banget, tapi sedikiit atos. Sebaiknya tepung maizenanya sedikit dikurangi supaya lebih renyah hasilnya --> (*Maka dari itu persentase tepung saya kurangi)
-Dan untuk penggorengan, saya lapisi jamur kemudian langsung saya goreng. Satu persatu yaitu lapisi-goreng, lapisi-goreng, dst. Jadi tidak didiamkan dulu tapi satu persatu dilapisi langsung dimasukkan wajan penggorengan.
-Sebaiknya jamur digoreng sesaat sebelum disajikan supaya kriuknya maksimal ^^

-Selamat Mencoba Semoga Sesuai dengan Selera Anda-

Tuesday, August 4, 2015

Rajungan Saus Padang (Lagi)


Assalamualaikum... (sambil bersih-bersih). Alhamdulillah akhirnya bisa Blogging lagi. Yee..aayy.. Sebenernya masih ngerasa bersalah karena masih punya tanggungan riset deadline yang belum selesai. Tapi bener2 hari ini gak punya mood kesitu. Akhirnya menemukan solusi mengisi waktu dengan upload foto masakan kemarin dan masukin ke dalam blog. Seperti menemukan cinta lama.. :) :) Yah seperti cinta lama yang bersemi kembali.. ho..ho..ho..


Dulu sudah pernah saya tuliskan mengenai resep Rajungan Saus Padang ini. Mungkin bisa saya tuliskan kembali. Hanya beberapa bahan saya modifikasi karena bahan tidak tersedia dan menginginkan rasa lebih pedas. 

Bahan Rajungan saus Padang:
1. 1-1 1/2 kg rajungan yang sudah dibersihkan
2. 7-8 siung Bawang putih, rajang
3. Bawang Daun secukupnya dirajang panjang 2-2,5 cm
4. 10 sdm saus sambal/sesuai selera
5. 10 sdm saus tomat/sesuai selera (seimbangkan dengan penggunaan saus sambal)
6. 1-2 sdm kecap inggris
7. Daun pre dua batang ukuran sedang potong melintang (*skip)
8. Merica bubuk 1/4 sdt (*skip)
9. 2 sdm saus tiram
10. 2 sdm Kecap manis 
11. 1-2 sdm cuka
12. 1 sdm air perasan jeruk lemon (*skip)
13. Gula dan Garam sesuai selera
14. Mentega/margarin untuk menumis
15. Air secukupnya 
16. 1 sdm Kecap Inggris
17. 4 buah cabai rawit, rajang 
18. 2 buah cabai merah besar, iris melintang

Cara membuat:

1. Panaskan mentega kemudian masukkan irisan bawang putih
2. Tumis hingga harum. Masukkan potongan cabai rawit dan cabai merah
3. Masukkan saus sambal, saus tomat, saus tiram, kecap manis, dan kecap inggris
4. Masukkan rajungan hingga setengah matang, aduk kemudian beri air
5. Masukkan air jeruk/cuka
6. Tambahkan kecap inggris
7. Beri gula dan garam
8. Setelah semua matang masukkan daun bawang dan biarkan agar sedikt layu.
9. Sajikan

-Selamat Mencoba Semoga Sesuai Dengan Selera Anda-

Monday, January 26, 2015

Empal Goreng



Akhirnya selesai sudah tantangan #5DayFoodChallange :) :) Sebenarnya yang paling enak membuat empal adalah ibu mertua saya. Tapi beliau cepat sekali lupa dengan resepnya jika sudah lama membuatnya. Mungkin itu juga merupakan resep modifikasi. Mudah-mudahan suatu saat beliaunya ingat lagi dan saya bisa coba membuatnya.Berikut ini adalah resep empal ibu saya. Empal daging sapi resep ibu saya lebih terasa asin dan gurih, kalau ibu mertua saya lebih terasa manis dan gurih mirip dengan empal gepuk.


Bahan:1 kg Daging sapi has dalam/gandik1 bungkul Bawang putih2 batang Sereh1 sdm ketumbar bubuk2-3 lembar Daun salam1 cm KunyitGaram secukupnya500-700 ml Air


Cara membuat:1. Haluskan Bawang putih, kunyit, Ketumbar, dan Garam2. Iris-iris Daging dengan lebar 3-4 cm dan tebal 1-11/2 cm3. Masukkan daging kedalam panci presto beserta bumbu halus, sereh, salam, dan Air selama +/- 1 jam4. Jika tidak ingin menggunakan presto bisa juga dimasak seperti biasa dalam panci, namun membutuhkan waktu yang lama agar daging benar-benar empuk5. Setelah daging empuk, goreng dalam sedikit minyak


-Selamat Mencoba Semoga Sesuai Dengan Selera Anda-


Bulgogi


Alhamdulillah.. satu resep lagi dikumpulkan.. Resep ini yang paling sering membuatnya adalah adek saya Rizky. Jadi bisa dibilang ini 'Bulgogi ala Rizky' :) Saya belum pernah mengetahui bagaimana rasa originalnya bulgogi itu. Dari resep ini paling tidak saya akhirnya mengerti bagaimana citarasa masakan Korea yang satu ini. Mungkin juga sudah disesuaikan sana-sini dengan selera adek saya. Tapi terus terang saya akhirnya ingin juga membuatnya dan menyukai rasanya.. :)


Yang membuat saya sedikit heran adalah dagingnya yang direndam semalaman bisa cepat menjadi empuk. Adek saya biasa memakannya dengan cara digulung kedalam satu lembar daun sla. Mungkin karena kami mempunyai selera yang hampir sama, cara yang satu inipun saya juga menyukainya :)


Bahan:

4 ons Daging sapi has dalam
1 buah Bawang Bombay potong-potong
2-3 siung Bawang putih cincang
25 ml soy sauce
4 sdt Minyak wijen
1/2 sdt Merica
1 sdm Gula pasir/menurut selera
1/2 sdt Garam/menurut selera
3 sdm Kecap manis
4 sdm Madu
1 sdm Saus Tiram
250 ml Air
1 sdt wijen


Cara memasak:

1. Potong tipis-tipis daging sapi
2. Campur semua bumbu ke dalam wadah
3. Masukkan irisan daging
4. Diamkan semalaman di dalam kulkas
5. Untuk menyajikan, panaskan 2 sdm margarin
6. Masukkan daging
7. Beri kuahnya sesuai selera, biarkan sampai cukup matang
8. Matikan api, taruh dalam wadah, taburi dengan wijen


-Selamat Mencoba Semoga Sesuai Dengan Selera Anda-


Friday, January 23, 2015

Tahu Campur Lamongan


Hmm.. sudah #Day3FoodChallange.. Hari yang ingin saya posting adalah resep Tahu Campur Lamongan. Resep ini saya dapat dari teman saya seorang foodblogger yang memang hobi masak dan membuat kue, Bu Citra Ummu Fatima. Sebenarnya ini bukan masakan hari ini, tetapi sore lalu. 
Seperti yang teman saya bilang, walaupun bumbunya sama cita rasanya bisa berbeda-beda tergantung dari petisnya. Dari beberapa kali membuat saya akhirnya mengerti kalau tahu campur memang harus menggunakan petis yang kualitasnya baik. Biasanya kalau bilang 'petis enak'.

Ngomong-ngomong soal petis di supermarket maupun pasar memang tersedia berbagai macam varian petis. Orang-orang membelinya dengan menyebutkan ingin petis enak atau tidak enak, nomor 1, 2, atau 3, atau petis merek tertentu. Sebenarnya semua tergantung dari selera. Biasanya orang mengkombinasi beberapa varian menjadi satu. Seperti tukang rujak cingur langganan mertua saya, menggunakan lebih dari 4 varian petis. Dalam masakan jawa timur yang menggunakan petis memang rasa petis menajadi rasa yang cukup mendominasi. Itu sebabnya citarasanya berbeda-beda tiap warung yang menjualnya.
Cita rasa petis enak menurut saya, lebih terasa rasa udangnya, warnanya coklat (tidak hitam seperti yang lain) dan lebih manis. Tapi apapun itu yang paling penting untuk saya adalah tidak amis. Di beberapa varian petis rasa amis sangat terasa sekali. Saya kurang menyukai untuk jenis petis seperti ini.

Berikut resep tahu campur ummu fatima yang diambil dari resep asli sajian sedap:

Bahan Perkedel Singkong:

300 gram singkong parut

1/2 sendok teh garam

1/4 sendok teh jintan

3 butir bawang merah, dihaluskan

2 siung bawang putih, dihaluskan

'Saya pakai bumbu tambahan --> 1 cm kunyit, dan 1/2 sdt ketumbar'

Bahan:

250 gram buntut sapi dan 150 gr daging sapi fillet #resep sase: 250 gr daging sandung lamur

2 liter air

2 batang serai, dimemarkan

2 cm jahe, dimemarkan

5 sendok teh garam atau secukupnya

2 3/4 sendok teh gula pasir atau secukupnya

Bumbu Halus:

8 butir bawang merah

4 siung bawang putih

1 1/2 sendok teh ketumbar

1/2 sendok teh merica

3 cm kunyit

1/4 sendok teh jintan

2 sendok makan minyak untuk menumis

Bahan Sambal:

50 ml kaldu sapi --> 'saya 100ml, 50ml untuk sambal dan 50 ml untuk petis'

4 buah cabai rawit, dikukus --> 'saya: cabai rawit direbus'

3 sendok makan petis --> 'saya: pakai petis merek Ny. Siok'

3 siung bawang putih, rebus

2 siung bawang putih

1 1/4 sendok teh gula pasir

1/4 sendok teh garam

Ctt: Saya memisahkan antara sambal dan petis

Bahan Pelengkap:

5 buah tahu putih goreng

250 gram spagetti (resep sase: mie kuning) --> 'saya pakai sohun putih'

100 gram taoge, diseduh
1 bonggol daun selada

kerupuk udang --> 'saya pakai kerupuk gado-gado dari singkong'

Cara Pengolahan :

1. Perkedel singkong: aduk bahan perkedel singkong. Bentuk lonjong (untuk 10 buah), goreng sampai matang. Potong-potong.

Rebus daging, serai, dan jahe sampai daging lunak. Angkat daging, potong-potong persegi 1 cm

2. Ambil kaldu 50 ml untuk sambal. Haluskan cabai merah, 3 siung bawang putih rebus, gula pasir, dan garam. Tambahkan kaldu. Aduk rata.

3. Ambil 50 ml sisa kaldu untuk petis. Geprek 2 siung bawang putih, masukkan petis.

4. Panaskan sampai petis menjadi lebih cair.

5. Rebus sisa kaldu.

6. Tumis bumbu halus sampai harum. Tuang ke rebusan kaldu. Tambahkan daging, gula, dan garam. Rebus sampai bumbu meresap.

7. Tata tahu, perkedel singkong, mi, taoge, selada, dan daging. Tuang kuah panas.

8. Sajikan

-Selamat Mencoba Semoga Sesuai Dengan Selera Anda-


Thursday, January 22, 2015

Penyet Tempe Sambel Kencur


Assalamualaikum.. Selamat Pagi.. Hmm pagi-pagi memang enak sarapan dengan menu yang satu ini, tempe penyet sambel kencur. Ini memang sedikit berbeda dari tempe penyet biasanya. saya menggunakan sambel kencur. Rasa kencur menambah segar rasa sambelnya, plus daun kemanginya.


Resep kali ini juga buat menyelesaikan #5DaysFoodChallange. Ayoo..coba menu satu ini !! Rasanya bikin nagih. Apalagi sarapannya sama nasi hangat yang baru saja matang. Waahh..yang lain lewat..hehe.. :)

Bahan-bahan:
1. 4 potong tempe +/- ukuran 4x4x2 cm
2. Beberapa lembar daun kemangi
3. 10 butir bawang putih
4. 1,5 cm kencur
5. 2 buah cabai merah besar
6. 2 buah cabai rawit/menurut selera
7. 1/4 sdt Garam dan 1 1/2 sdt gula/secukupnya

Cara membuat:
1. Goreng tempe seperti biasa (bisa dimasukkan ke dalam rendaman air garam, bawang putih keprek, ketumbar, dan kunyit sebelum digoreng)
2. Setelah tempe matang sisihkan
3. Goreng bawang putih, cabai merah yang sudah dipotong-potong, dan cabe rawit kedalam sedikit minyak sampai harum dan terlihat layu
4. Ulek bawang, dst yg telah digoreng beserta kencur, gula, dan garam sampai halus
5. Penyet-penyet tempe diatas ulekan sambal
6. Beri daun kemangi

Mudah, cepat dan lezat !!

-Selamat Mencoba Semoga Sesuai Dengan Selera Anda-