Monday, January 26, 2015
Bulgogi
Yang membuat saya sedikit heran adalah dagingnya yang direndam semalaman bisa cepat menjadi empuk. Adek saya biasa memakannya dengan cara digulung kedalam satu lembar daun sla. Mungkin karena kami mempunyai selera yang hampir sama, cara yang satu inipun saya juga menyukainya :)
Bahan:
4 ons Daging sapi has dalam
1 buah Bawang Bombay potong-potong
2-3 siung Bawang putih cincang
25 ml soy sauce
4 sdt Minyak wijen
1/2 sdt Merica
1 sdm Gula pasir/menurut selera
1/2 sdt Garam/menurut selera
3 sdm Kecap manis
4 sdm Madu
1 sdm Saus Tiram
250 ml Air
1 sdt wijen
Cara memasak:
1. Potong tipis-tipis daging sapi
2. Campur semua bumbu ke dalam wadah
3. Masukkan irisan daging
4. Diamkan semalaman di dalam kulkas
5. Untuk menyajikan, panaskan 2 sdm margarin
6. Masukkan daging
7. Beri kuahnya sesuai selera, biarkan sampai cukup matang
8. Matikan api, taruh dalam wadah, taburi dengan wijen
-Selamat Mencoba Semoga Sesuai Dengan Selera Anda-
Friday, January 23, 2015
Tahu Campur Lamongan
Hmm.. sudah #Day3FoodChallange.. Hari yang ingin saya posting adalah resep Tahu Campur Lamongan. Resep ini saya dapat dari teman saya seorang foodblogger yang memang hobi masak dan membuat kue, Bu Citra Ummu Fatima. Sebenarnya ini bukan masakan hari ini, tetapi sore lalu.
Seperti yang teman saya bilang, walaupun bumbunya sama cita rasanya bisa berbeda-beda tergantung dari petisnya. Dari beberapa kali membuat saya akhirnya mengerti kalau tahu campur memang harus menggunakan petis yang kualitasnya baik. Biasanya kalau bilang 'petis enak'.
Ngomong-ngomong soal petis di supermarket maupun pasar memang tersedia berbagai macam varian petis. Orang-orang membelinya dengan menyebutkan ingin petis enak atau tidak enak, nomor 1, 2, atau 3, atau petis merek tertentu. Sebenarnya semua tergantung dari selera. Biasanya orang mengkombinasi beberapa varian menjadi satu. Seperti tukang rujak cingur langganan mertua saya, menggunakan lebih dari 4 varian petis. Dalam masakan jawa timur yang menggunakan petis memang rasa petis menajadi rasa yang cukup mendominasi. Itu sebabnya citarasanya berbeda-beda tiap warung yang menjualnya.
Cita rasa petis enak menurut saya, lebih terasa rasa udangnya, warnanya coklat (tidak hitam seperti yang lain) dan lebih manis. Tapi apapun itu yang paling penting untuk saya adalah tidak amis. Di beberapa varian petis rasa amis sangat terasa sekali. Saya kurang menyukai untuk jenis petis seperti ini.
Berikut resep tahu campur ummu fatima yang diambil dari resep asli sajian sedap:
Bahan Perkedel Singkong:
300 gram singkong parut
1/2 sendok teh garam
1/4 sendok teh jintan
3 butir bawang merah, dihaluskan
2 siung bawang putih, dihaluskan
'Saya pakai bumbu tambahan --> 1 cm kunyit, dan 1/2 sdt ketumbar'
Bahan:
250 gram buntut sapi dan 150 gr daging sapi fillet #resep sase: 250 gr daging sandung lamur
2 liter air
2 batang serai, dimemarkan
2 cm jahe, dimemarkan
5 sendok teh garam atau secukupnya
2 3/4 sendok teh gula pasir atau secukupnya
Bumbu Halus:
8 butir bawang merah
4 siung bawang putih
1 1/2 sendok teh ketumbar
1/2 sendok teh merica
3 cm kunyit
1/4 sendok teh jintan
2 sendok makan minyak untuk menumis
Bahan Sambal:
50 ml kaldu sapi --> 'saya 100ml, 50ml untuk sambal dan 50 ml untuk petis'
4 buah cabai rawit, dikukus --> 'saya: cabai rawit direbus'
3 sendok makan petis --> 'saya: pakai petis merek Ny. Siok'
3 siung bawang putih, rebus
2 siung bawang putih
1 1/4 sendok teh gula pasir
1/4 sendok teh garam
Ctt: Saya memisahkan antara sambal dan petis
Bahan Pelengkap:
5 buah tahu putih goreng
250 gram spagetti (resep sase: mie kuning) --> 'saya pakai sohun putih'
100 gram taoge, diseduh
1 bonggol daun selada
kerupuk udang --> 'saya pakai kerupuk gado-gado dari singkong'
Cara Pengolahan :
1. Perkedel singkong: aduk bahan perkedel singkong. Bentuk lonjong (untuk 10 buah), goreng sampai matang. Potong-potong.
Rebus daging, serai, dan jahe sampai daging lunak. Angkat daging, potong-potong persegi 1 cm
2. Ambil kaldu 50 ml untuk sambal. Haluskan cabai merah, 3 siung bawang putih rebus, gula pasir, dan garam. Tambahkan kaldu. Aduk rata.
3. Ambil 50 ml sisa kaldu untuk petis. Geprek 2 siung bawang putih, masukkan petis.
4. Panaskan sampai petis menjadi lebih cair.
5. Rebus sisa kaldu.
6. Tumis bumbu halus sampai harum. Tuang ke rebusan kaldu. Tambahkan daging, gula, dan garam. Rebus sampai bumbu meresap.
7. Tata tahu, perkedel singkong, mi, taoge, selada, dan daging. Tuang kuah panas.
8. Sajikan
Cara Pengolahan :
1. Perkedel singkong: aduk bahan perkedel singkong. Bentuk lonjong (untuk 10 buah), goreng sampai matang. Potong-potong.
Rebus daging, serai, dan jahe sampai daging lunak. Angkat daging, potong-potong persegi 1 cm
2. Ambil kaldu 50 ml untuk sambal. Haluskan cabai merah, 3 siung bawang putih rebus, gula pasir, dan garam. Tambahkan kaldu. Aduk rata.
3. Ambil 50 ml sisa kaldu untuk petis. Geprek 2 siung bawang putih, masukkan petis.
4. Panaskan sampai petis menjadi lebih cair.
5. Rebus sisa kaldu.
6. Tumis bumbu halus sampai harum. Tuang ke rebusan kaldu. Tambahkan daging, gula, dan garam. Rebus sampai bumbu meresap.
7. Tata tahu, perkedel singkong, mi, taoge, selada, dan daging. Tuang kuah panas.
8. Sajikan
-Selamat Mencoba Semoga Sesuai Dengan Selera Anda-
Thursday, January 22, 2015
Penyet Tempe Sambel Kencur
Assalamualaikum.. Selamat Pagi.. Hmm pagi-pagi memang enak sarapan dengan menu yang satu ini, tempe penyet sambel kencur. Ini memang sedikit berbeda dari tempe penyet biasanya. saya menggunakan sambel kencur. Rasa kencur menambah segar rasa sambelnya, plus daun kemanginya.
Resep kali ini juga buat menyelesaikan #5DaysFoodChallange. Ayoo..coba menu satu ini !! Rasanya bikin nagih. Apalagi sarapannya sama nasi hangat yang baru saja matang. Waahh..yang lain lewat..hehe.. :)
Bahan-bahan:
1. 4 potong tempe +/- ukuran 4x4x2 cm
2. Beberapa lembar daun kemangi
3. 10 butir bawang putih
4. 1,5 cm kencur
5. 2 buah cabai merah besar
6. 2 buah cabai rawit/menurut selera
7. 1/4 sdt Garam dan 1 1/2 sdt gula/secukupnya
Cara membuat:
1. Goreng tempe seperti biasa (bisa dimasukkan ke dalam rendaman air garam, bawang putih keprek, ketumbar, dan kunyit sebelum digoreng)
2. Setelah tempe matang sisihkan
3. Goreng bawang putih, cabai merah yang sudah dipotong-potong, dan cabe rawit kedalam sedikit minyak sampai harum dan terlihat layu
4. Ulek bawang, dst yg telah digoreng beserta kencur, gula, dan garam sampai halus
5. Penyet-penyet tempe diatas ulekan sambal
6. Beri daun kemangi
Mudah, cepat dan lezat !!
-Selamat Mencoba Semoga Sesuai Dengan Selera Anda-
Wednesday, January 21, 2015
Dori Katsu
Alhamdulillah.. Finally bisa juga nambah satu resep masakan. Sedari kemarin sibuk dengan koreksi ujian akhir mahasiswa. Sebenernya ini untuk memenuhi #dayfoodchallange nya teman saya bu Oke dan temen saya satu lagi Nike-Mami Danish. Maaf challange nya sudah dari minggu lalu baru bisa sekarang bisa diwujudkan.
Kapan hari belanja ikan Dori, sambil mikir enaknya dimasak apa. Setelah liat tekstur ikannya saya teringat masakan kantin kampus waktu kuliah dulu. Saya sering makan siang dengan menu Ikan katsu yang disiram kuah yang diberi kocokan telur. Akhirnya jadilah menu yang satu ini, Dori Katsu..
Membuatnya ternyata cukup mudah kok. Berikut step by stepnya.........
Bahan Katsu:
1. +/- 200-250 gr fillet ikan Dori
2. 200 gr Tepung terigu
3. 1/2 sdt Merica bubuk
4. Tepung panko/roti
5. 1 butir telur kocok lepas
6. 1/4 sdt Garam
7. Minyak untuk menggoreng
Bahan Kuah:
1. 1/2 buah bawang bombay ukuran sedang potong-potong
2. 1 butir telur kocok lepas
3. 1/2 gelas kaldu ikan dashi/ayam
4. 1/2 sdm rice vinegar
5. 2 sdm kecap manis
6. 1/2 sdm gula atau secukupnya
7. 2 sdm soy sauce/kikkoman
8. Daun mitsuba, atau bisa diganti dengan daun bawang untuk taburan
Cara Memasak:
1. Cuci bersih ikan kemudian lumuri dengan merica dan garam pada kedua sisinya
2. Masukkan dalam tepung terigu. Lumuri keseluruhan bagian ikan sampai rata
3. Masukkan dalam kocokan telur. Bolak-balik hingga telur rata di semua permukaan ikan
4. Masukkan dalam tepung panko sampai semua bagian tertutupi tepung
5. Goreng dalam minyak yang telah panas. Pastikan ikan dalam kondisi terendam minyak seluruh bagiannya
6. Angkat dan tiriskan setelah matang kecoklatan
7. Potong-potong selebar 2 cm
Untuk Kuah
1. Masukkan air kaldu, soy sauce, kecap manis, gula, dan rice vinegar dalam sebuah wadah2. Panaskan dalam panci
3. Masukkan bawang bombay
5. Masukkan kocokan telur. Aduk-aduk sampai kuah mendidih
6. Ambil nasi dalam mangkuk
7. Taruh ikan dori yang sudah dipotong di atas mangkuk nasi
8. Siram dengan kuah kocokan telur
9. Beri garnish daun mitsuba/rajangan daun bawang
10. Siap dihidangkan
Ctt: Saya terbiasa memasak tanpa mentakar. Jika kuah kurang asin atau manis, bisa ditambahkan soy sauce dan gula sedikit demi sedikit sampai ditemukan cita rasa yang pas pada saat memasak.
-Selamat Mencoba Semoga Sesuai Dengan Selera Anda-
Friday, January 9, 2015
Mie Kuah
![]() |
Assalamualaikum... Hohoho...buka blog lagi :) Mumpung lagi kangen nge-blog-ing nih, akhirnya menu sarapan tadi pagi masuk juga. Sebenernya menu ini adalah menu waktu saya hamil dulu kalau lagi pengee..n bangeet makan mie instant.
Karena ibu hamil dilarang makan makanan yang mengendung MSG atau pengawet, dsb akhirnya sebagai gantinya saya buatlah mie kuah ini. Untungnya bayi saya cukup pengertian :) Akhirnya sampai sekarang menu ini jadi menu yang lumayan sering dimasak.
Sedari dulu saya memang tidak pernah menggunakan vetsin/MSG jika memasak. Cukup gula dan garam sebagai penyedap alami.
Bahan Mie Kuah:
1. Mie kuning/mie telor
2. 2 siung bawang putih geprek
3. 1 batang daun pre ukuran kecil
4. 1 butir telur, kocok lepas
5. 1/2 buah tomat diiris tiga bagian
6. 3 sdm kecap manis
7. 1/2 sdt merica bubuk
8. +/- 1 gelas air
9. Gula dan garam secukupnya
10. Margarin/minyak untuk menumis
11. Sayuran untuk pelengkap (sawi, tauge, kubis, dll)
12. Potongan rawit jika suka
Cara membuat:
1. Tumis bawang putih dengan sedikt minyak/margarin sampai harum
2. Masukan kocokan telur, buat orak arik
3. Masukkan air
4. Masukkan kecap, merica, garam dan gula
5. Masukkan mie, aduk rata
6. Masukkan tomat dan daun pre
7. Masukkan sayuran pelengkap (saya memakai tauge yang cepat matang) dan potongan rawit
8. Setelah kuah mendididh dan semua bahan matang, sajikan
Menu ini termasuk mudah dan cepat. Jika sayuran pelengkap menggunakan sayuran yang lebih lama proses matangnya bisa dimasukkan terlebih dahulu, tidak perlu menunggu semua bahan masuk.
Menu ini lebih cocok disajikan/dimakan pada waktu malam karena berkuah dan disajikan panas.
-Selamat Mencoba Semoga Sesuai Dengan Selera Anda-
|
Subscribe to:
Posts (Atom)







